oleh

ASTAMA ; Kita harus SIAP, Pariwisata Hidup Kita

Penyerahan berita acara verifikasi kepada manajemen hotel

I Nyoman Astama, SE.,MM.,CHA selaku Koordinator Tim Verifikasi Kesiapan Stakeholder Pariwisata di Kabupaten¬† Badung Menuju New Normal Tourism dengan penuh semangat menyampaikan kalimat judul berita ini ketika dihubungi via telepon oleh wartawan Baliinspirasi.com pada Rabu, 1 Juli 2020 kemarin. “Kita semua sudah sadari bahwa hidup berdampingan dengan COVID-19 harus dijalani kedepannya. Mau tidak mau maka kita harus SIAP, makanya persiapan ini perlu diupayakan dan diuji untuk mendapatkan suatu pengakuan dan menguatkan kepercayaan publik. SIAP itu slogan kami di tim verifikasi yang berarti Sehat-Inovatif-Adaptif-Produktif. Pariwisata yang kita kenal sebagai industri yang fragile sangat perlu mendapatkan perhatian yang lebih di masa pandemi dan transisi menuju new normal ini” tambah pria asal Denpasar yang juga Ketua DPD IHGMA Bali.

Selaku koordinator tim, Astama bersama anggota tim lainnya memulai proses verifikasi kesiapan industri hotel di kawasan Nusa Dua, Badung tepatnya di Nusa Dua Beach Hotel. Berbekal surat tugas dari Kadisparda Badung No. 107 tahun 2020 tertanggal 29 Juni 2020 yang berdasar pada pengangkatan Tim Verifikasi melalui SK Bupati Badung No. 197/041/HK/2020 tertanggal 10 Juni 2020, tim bergerak mulai pukul 08:00 WITA setelah mendapatkan arahan dari Kadisparda Badung, Ir I Made Badra, MM di Puspem Badung, Mangupura. Setibanya di lokasi hotel, tim diterima oleh perwakilan manajemen hotel setempat dan memulai kegiatan dengan rapat pembukaan verifikasi dan pemeriksaan berkas dokumen pendukung sesuai formulir panduan protokol kesehatan yang tertera dalam Surat Edaran Bupati Badung bernomor 259 Tahun 2020 tentang Kesiapan Stakeholder Pariwisata di Kabupaten Badung Menuju New Normal Tourism.

Tim Verifikasi Kab Badung bersama Manajemen Nusa Dua Beach Hotel

Disebutkan pula turut hadir adalah I Made Mangku Sulasajaya beserta unsur dari dinas terkait pada Pemkab Badung yang bertindak selaku anggota tim untuk mengecek point-point yang terdiri dari 111 hal sensitif terkait pencegahan dan penanganan COVID-19 bagi industri perhotelan. Tentang sistem penilaian (scoring), Astama menjelaskan bahwa penilaian yang didapat akan menjadi acuan tim verifikasi untuk mengeluarkan rekomendasi kepada Pemkab Badung sehingga dapat diterbitkannya sertifikat kesiapan hotel menerapkan standar protokol kesehatan dalam produk – layanan dan tata kelola menuju new normal tourism. Pria yang juga menjabat Honorary Consul Republic of Ukraine for Indonesia in Bali melihat bahwa industri perhotelan sangat antusias untuk mendapatkan jadwal diverifikasi. ” Minimal nilai yang harus diraih adalah 70% dari total maximum score seharusnya, untuk hotel ada 111 point yang kami cek jadi total 333 score tertinggi. Saya tiap hari menerima hampir 50 chat atau telpon yang menanyakan hal tersebut. Apalagi menjelang akan dibukanya destinasi Bali untuk wisata lokal pada 9 Juli mendatang, mereka jadi tambah semangat untuk menyiapkan standarnya agar diverifikasi. Tim kami jumlahnya sangat terbatas jadi mesti diatur lagi jadwalnya selain semua anggota tim juga memiliki kesibukan masing-masing di perusahaannya.” imbuh Astama dengan semangat.¬† Jadi menurutnya, pihaknya benar-benar meluangkan waktu dan pikiran untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan industri ini menuju ke arah new normal. Ia juga berharap semoga semuanya dapat berjalan lancar karena semua pihak telah berkontribusi dengan berbagai cara untuk industri tercinta ini.

“Pariwisata adalah hidup kita bersama, mari bergandengan tangan bersama-sama walaupun berjuang melalui jalur yang berbeda, toh tujuan kita sama yaitu mengembalikan kejayaan Pariwisata dan membuatnya menjadi lebih baik, berkualitas dan lebih mensejahterakan bangsa. Jadi jangan saling menjatuhkan apalagi menyalahkan.” pungkas Astama mengakhiri telewicara lewat telpon kemarin. (red.sb/BI)

News Feed