oleh

BaliCEB : Upaya Meningkatkan Wisata MICE di Bali

Wakil Gubernur Bali bersama stakeholder kepariwisataan dalam pertemuan membahas BaliCEB

Popularitas suatu destinasi patut dibarengi dengan upaya-upaya untuk menguatkan pecapaian tersebut dengan langkah-langkah strategis sehingga dapat merumuskan peluang yang bermanfaat bagi peningkatan kuantitas sisi ekonomi dengan kualitas destinasi yang memadai kedepannya.  Sehubungan hal tersebut, salah satu segmen yang digarap Provinsi Bali lebih serius kedepannya adalah MICE tourism sebagaimana Bali selama ini sudah dikenal oleh masyarakat dunia telah sukses menyelenggarakan event-event internasional seperti APEC Summit 2011, UNFCCC dan beberapa event lainnya termasuk yang terbesar belakangan ini yakni IMF-World Bank Summit 2018.

Rapat terbatas persiapan pembentukan BaliCEB (Bali Convention & Exhibition Bureau) diselenggarakan hari ini, Senin – 13 Januari 2020 di kantor Wakil Gubernur Bali dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. Pertemuan yang merupakan lanjutan dari rapat-rapat sebelumnya ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ketua Kelompok Ahli Bidang Pariwisata, Ketua GIPI Bali, Ketua IHGMA Bali, Ketua SIPCO Bali, Ketua BHA, dan Ketua PHRI / BPPD Badung. Menyadari peranan penting dari segmen pasar MICE dan Bisnis Events dalam meningkatkan kuantitas wisatawan yang berkualitas, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali sangat serius dalam pembentukan institusi atau badan yang akan diberi nama BaliCEB (Bali Convention & Exhibition Bureau). Sebagai institusi nirlaba badan ini berperan dalam mempromosikan keberadaan Bali sebagai destinasi yang memiliki fasilitas MICE bertaraf international selain wisata alam, budaya dan seni yang sudah sangat digemari sejak puluhan tahun silam.

I Nyoman Astama, SE.,MM.,CHA (Ketua DPD IHGMA Bali)

Saat dihubungi via telepon oleh wartawan Bali Inspirasi, I Nyoman Astama, SE.,MM.,CHA yang merupakan Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali dan hadir pada pertemuan tersebut menyampaikan menyambut baik program pemerintah Provinsi Bali ini dalam membentuk lembaga BaliCEB sehingga MICE market semakin digarap dengan baik dan tentunya akan berdampak positive bagi pelaku bisnis pariwisata di Bali secara umum. “Kami yakin sekali strategi ini akan memberikan angin segar bagi anggota kami di IHGMA Bali juga, karena bisnis MICE tidak bisa dilepaskan dengan kebutuhan akomodasi dan juga jasa di bidang pariwisata lainnya. Secara internal kami telah menginventarisasi produk-produk di hotel anggota asosiasi kami termasuk kapasitas ball room maupun function venue lainnya selain kapasitas kamar yang tersedia sehingga nantinya dapat mendukung data yang diperlukan oleh BaliCEB terkait ketersediaan venue dan juga akomodasinya” kata Astama penuh optimis.

BaliCEB diharapkan nantinya menjadi lembaga independen yang bersinergi dengan pemerintah dan swasta dalam meningkatkan jumlah MICE dan Bisnis events di Bali termasuk namun tidak terbatas pada standarisasi MICE dan events serta bidding untuk mendatangkan event-event internasional ke Bali.

Komentar

News Feed