oleh

DTW Uluwatu Siap 100% Menyambut Wisatawan

Berhasilnya DTW Uluwatu meraih hasil memuaskan dalam proses verifikasi kesiapan stakeholder pariwisata menuju tatanan kehidupan era baru di bidang pariwisata tentunya membawa kebahagiaan dan kebanggaan bagi segenap karyawan dan manajemen pengelola destinasi setempat. Hal ini bertambah lengkap setelah jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia meninjau DTW Uluwatu pada hari Selasa (14/7) dipimpin Direktur Bidang Pengembangan Destinasi Regional, Wawan Gunawan dan diterima langsung oleh I Wayan Wijana, Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, Desa Pecatu Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung.

“Sebagai percontohan dalam reaktivasi industri pariwisata maka Bali harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti pengaturan physical distancing, penyediaan tempar mencuci tangan, termasuk area parkir dan sebagainya.” kata Wawan Gunawan dalam kunjungan tersebut sebagaimana dikutip dari harian cetak media lokal di Bali.

Rombongan Kemenparekraf yang didampingi oleh Kadisparda Badung, I Made Badra, juga memberikan apresiasi atas kesiapan DTW Uluwatu dalam menyongsong era baru kedepan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Made Badra seperti diungkapkan olehnya, ” Uluwatu adalah DTW pertama yang diverifikasi pada awal Juli ini setelah sebelumnya telah diberikan pembinaan oleh Tim Verifikasi Kabupaten Badung ketika kunjungan bersama Sekda Badung pada 4 Juni yang lalu. Hasil verifikasi sangat menggembirakan dan Uluwatu bahkan memperoleh nilai / skor yang tinggi karena kelengkapan standar protokol kesehatan memang sangat memadai baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara”.

Drs. I Wayan Wijana, SH (Manager DTW Uluwatu)

Wayan Wijana pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasihnya pada tim verifikasi Kabupaten Badung, “Kami di industri merasa sangat nyaman dan menjadi lebih optimis karena pelaksanaan verifikasi bukan hanya datang dan mengecek , namun diawali dengan sosialisasi melalui online hingga dua kali dan kami diberi bimbingan dan arahan agar syarat lolos verifikasi dapat terpenuhi seperti misalnya pelaksanaan pelatihan untun karyawan di sini. Dalam waktu seminggu kami lakukan pelatihan hingga ke para pedagang di kawasan ini juga. Karena kami serius dan tidak mau standar protokol hanya parsial bagi wisatawan, tapi semua yang ada di lingkungan ini harus menerapkan hal yang sama. Kami siap 100% menyambut wisatawan datang kembali ke Uluwatu”, ungkap Wijana lebih detil menambahkan lagi bahwa lingkungan yang dimaksud adalah mengacu pada arahan tim verifikasi yakni menyasar 4C : community, company, customer dan caretaker.

 

Komentar

News Feed