oleh

Kepulangan Turis dari Ukraina di Tengah Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 menyebabkan ratusan turis asal Ukraine yang sedang berlibur di Bali harus bertahan selama hampir 30-40 hari tidak bisa kembali ke negaranya akibat tidak tersedianya jadwal penerbangan. Baru pada hari Selasa, 19 Mei 2020 lalu mereka dijemput langsung dengan pesawat Ukraine International Airlines dan sekitar 180 penumpang diangkut kembali ke negaranya.

Kandidat Konsul Kehormatan Republik Ukraina, Nyoman Astama, ketika membantu proses repratiasi warga Ukraina minggu lalu

Kandidat Konsul Kehormatan Republic of Ukraine, I Nyoman Astama, SE.,MM.,CHA mengatakan hal tersebut ketika ditemui saat penyerahan bantuan bahan makanan bagi rekan-rekan media, Senin 25 Mei 2020. “Ini dukungan dan kerjasama yang sangat luar biasa dari berbagai pihak baik bandara maupun pemerintah sehingga warga Ukraine itu bisa pulang balik ke negaranya. Warga Ukraine semakin banyak tertarik pada Bali ketika sejak tahun 2019 lalu kami menghadiri berbagai acara pameran industri dan juga sales trip bersama beberapa rekan pengusaha dari Bali.” kata Astama. Ditambahkannya pula bahwa saat ini masih ada sekitar 170 orang Ukraine di Bali tersebar di Canggu, Uluwatu, Ubud, Lovina, Candidasa dan sebagainya. Dan kemungkinan akan dijemput juga dengan charter flight tahap berikutnya sebagaimana proses repatriasi minggu lalu.

Charter Flight UKRAINE International Airways sesaat sebelum tinggal landas meninggalkan Bali membawa penumpang warga Ukraina

Pada keberangkatan minggu lalu tersebut terdapat 174 warga Ukraine, 3 orang warga Rusia, 2 warga Moldova, 1 warga Kazakthan serta crew pesawat. Proses keberangkatan berjalan lancar atas bantuan Danlanud, Imigrasi, Manajemen Bandara, ground handler serta lainnya. “Kami sampaikan terima kasih atas bantuan semua pihak sehingga proses pemulangan warga asing tersebut berjalan lancar. Hal ini kita harapkan dapat mendorong terciptanya kesan bahwa Indonesia umumnya dan Bali khususnya sangat perhatian terhadap keberadaan para turis selama di Bali termasuk dalam situasi seperti saat ini. Kita bantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan kita dan tentunya tetapĀ  mengacu pada peraturan pemerintah yang ada”, pungkas Astama yang juga Ketua DPD IHGMA Bali ini.

Komentar

News Feed