oleh

Kunjungan Raja Salman Bawa Angin Segar, Bali Intensifkan Promosi Pariwisata ke Arab Saudi

Kunjungan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia dan berlibur selama 8 hari di Bali,yang disebut sebut menghabiskan dana 250 Miliar, membawa angin segar bagi sektor pariwisata Bali. Pemprov Bali menangkap sinyal positif ini sebagai peluang untuk mengoptimalkan promosi pariwisata ke Arab Saudi.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bali Cokorda Bagus Pemayun dalam orasinya di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (12/3), mengatakan, karena latar belakang kultur, pasar pariwisata Bali selama ini agak kesulitan menarik wisatawan dari Negara Kawasan Timur Tengah.

Namun kedatangan Raja Salman merubah persepsi tersebut. Kunjungan Raja Salman yang membawa rombongan 1500 orang merupakan peluang emas bagi Bali untuk lebih serius menggarap pasar Arab Saudi, ” Logikanya kalau Raja- nya datang, rakyatnya juga akan datang berkunjung,” imbuh Cok Pemayun.

Terlebih, keluarga kerajaan sangat menikmati masa libur  mereka ke Pulau Dewata. Bahkan, Raja Salman beserta keluarga memutuskan  memperpanjang liburan dari Tgl 3 – sampai 12 Maret di Bali. ” Itu menandakan bahwa Raja Salman beserta keluarga merasa nyaman menikmati liburan di sini,” imbuhnya.

Ia  meyakini, kunjungan Raja Salman merupakan promosi gratis dan mampu mendongkrak citra pariwisata Bali di mata dunia internasional, khususnya negara-negara kawasan timur tengah, “Arab Saudi merupakan pangsa pasar potensial bagi Pariwisata Bali. Wisatawan Arab memiliki daya beli tinggi  rata-rata mencapai USD 1.800, “ terang Cok.

Data di UNWTO  mencatat daya beli wisatawan Arab ini lebih tinggi dari rata-rata wisatawan dunia yakni sebesar USD 1.200. Selain itu long of Stay  ( lama tinggal ) saat berwisata juga paling lama  mencapai 10,08 hari, “ Mereka biasanya berlibur saat musim haji dan musim panas,” imbuh Cok .

Peluang inilah yang akan lebih serius digarap Pemprov Bali.Ia menyebutkan  jumlah kunjungan Wisatawan Arab Saudi ke Bali mengalami peningkatan cukup signifikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, ” Peningkatannya rata-rata 38,37 persen yaitu dari 2.860 wisatawan di tahun 2012 menjadi 10.243 orang  tahun 2016 lalu, “ jelas Cokorda Bagus Pemayun. ( Nani )

Komentar

News Feed