oleh

Perayaan Imlek PSMTI Bali, “Persaudaraan Dalam Kebhinekaan Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera”.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia(PSMTI) Provinsi Bali menggelar perayaan Imlek 2568 yang dirangkai dengan Hari Ulang ke 17 serta Arisan kekeluargaan PSMTI Provinsi Bali, bertema “Persaudaraan Dalam Kebhinekaan Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera”.

Dalam perayaan yang diadakan di Restaurant Hongkong Garden Denpasar, Sabtu, 4 Februari 2017, juga dihadiri oleh Wakil Konjen Republik Rakyat Tiongkok untuk Bali, NTB dan NTT, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya, berlangsung dengan meriah dan penuh kekeluargaan.

Sesuai dengan tema, atraksi Barongsai yang dipadukan dengan tarian Flores mengawali acara tahunan ini sebagai tari penyambutan untuk para undangan yang hadir dalam perayaan ini.

Laporan panitia menyebutkan, PSMTI Bali kurun satu tahun terkahir telah melakukan beragai kegiatan kegiatan kemanusiaan, seperti; bakti sosial berupa pembagian parcel sembako kepada para warga keturunan Tionghoa untuk menyambut tahun baru Imlek, membantu salah satu warga yang sedang koma di RS, syukuran HUT PSMTI yang ke 17 di kantor sekretariat serta kegiatan lainnya.

Yang menarik dalam acara ini, PSMTI Bali juga menerima hibah tanah seluas 1000 m2 di wilayah Jimbaran dari Lindawati yang diterima langsung oleh Hendra A. Wasita, Ketua PSMTI Provinsi Bali.

“Hibah tanah ini akan kita pergunakan untuk membangun panti jompo. Dan saya harapkan bantuan dari teman-teman untuk mewujudkan impian ini,” terangnya.

Dong Zhe Wakil Konjen RRT Bali yang menyampaikan bahwa ini pertama kali dirinya menghadiri perayaan tahun baru Imlek yang diadakan oleh organisasi dan ini merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya.

“Meskipun saya tidak begitu mengerti bahasa Indonesia, akan tetapi melihat penampilan dan atraksi lainnya, saya yakin ini adalah sangat bahagia,” kata Dong Zhe.

Hari raya Imlek, dikatakan Wakil Konjen, merupakan hari berkumpul keluarga dan sangat membahagiakan. Dimana hari tersebut merupakan akhir musim salju dan awal musim semi.

“Awal hari baru untuk memperjuangkan masa depan yang lebih cerah dan bahagia. Tahun baru Imlek penuh harapan untuk kita dan cinta kebahagian,” paparnya.

Kedepan pihaknya memohon untuk lebih meningkatkan kerjasama yang selama ini telah terjalin untuk meningkatkan hubungan ke dua negara. Dan Konjen menyatakan akan siap meberiakan bantuan kepada organisasi Tionghoa khususnya yang ada di Bali.

Sebagai hiburan yang sesuai dengan tema tersebutl, PSMTI Bali juga menghadirkan tari jaipong, tari piring, serta berbagai tarian yang melambangkan kebhinnekaan Indonesia.alt

Komentar

News Feed