oleh

Sambut Imlek di Tahun 2020 dengan Kebaikan dan Kebersamaan

Bali Inspirasi.Perayaan Imlek Terpenting Bagi Etnis Tionghoa

Denpasar – Bali – Menurut Cahaya Hari Raya Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi etnis Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh. Saat jumpa pers di Kediaman Cahaya Denpasar Bali. Sabtu 25 Januari 2020.

“Sedangkan pada tanggal ke-15, pada saat bulan purnama. Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxi yang berarti “malam pergantian tahun”.”ungkap Cahaya.

Selain itu di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan tahun baru Imlek sangat beragam. Namun, kesemuanya banyak berbagi cara umum seperti perjamuan makan malam pada malam tahun baru, serta menghidupkan kembang api.

“Hal ini dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, “jelasnya.

Hari Raya Imlek merupakan perayaan manusia yang menyatu dengan Alam. Ada cinta kasih sangat universal pada alam dan lingkungan yang sangat kental dalam perasayaan Imlek. Di Indonesia yang tidak mengenal musim semi.

Dikatakan Cahaya Perayaan Imlek adalah perayaan Tahun baru. Waktunya bersyukur kapada rezeki tahun lalu serta semangat untuk hal hal yang lebih baik di tahun baru, bermaaf-maafan dengan anggota keluarga. Yang tua menyayangi yang muda artinya berikan angpau, yang muda menghormati yang tua artinya bakti.

Cahaya Wirawan Hadi mengatakan, Untuk kedepannya tentu tujuan kita, semua masyarakat kita undang disini open house baik berbeda agama, Itu namanya kebersamaan itu lah tujuan kita,”ujarnya.

“Saya pesan untuk masyarakat secara luas , jaman muda sudah biasa buat acara seperti ini, kalo Imlek saya kumpulin masyarakat untuk merayakan,”ucap Cahaya.

Sementara hari ini open house, besok ada keluarga juga yang hadir sekitar 700 orang , dan untuk tanggal 27 kita buat 500 an orang.

Selain itu kalau sampai 2 Minggu itu acaranya sampai-sampai pejabat juga datang, masyarat juga datang.

“Sedangkan tujuan saya positif karena saya itu dengan adanya Imlek ini supaya kita sukses, tapi kita tetap harus berbuat kebaikan agar semuanya baik , semua sukses , semua nya sehat jadi seperti itu.,”ungkap.Cahaya.bali inspirasi

Komentar

News Feed